Sembari menikmati alunan gamelan, pengelola menyediakan penganan dan minuman tradisional berupa pisang rebus, kacang, getuk, kopi, teh hangat, dan wedang jahe. Hidangan khas masyarakat lokal juga disajikan, seperti nasi tiwul, nasi jagung, ketupat bakar sekam, ayam petis, dan buntil tahu.

Kampung Gagot terasa asri. Berbagai jenis pepohonan tumbuh di pekarangan rumah warga, antara lain kopi, jati, markisa, dan japan. Suasana itu tergambar melalui tembang yang dilantunkan seorang sinden untuk menyambut pengunjung.

"Berkunjunglah ke Banjarnegara, kota yang indah berkilau. Aspalnya halus, jalannya mulus. Seperti kita merawat halaman dengan bunga warna-warni," demikian petikan tembang yang dilantunkan sinden dalam bahasa Jawa pada 21 September pagi.