Sumasna mengungkapkan, bahwa sektor otomotif memiliki peran yang sangat krusial bagi perekonomian Jawa Barat. Angka PAD dari pajak kendaraan mencapai Rp 10 triliun.

Pajak kendaraan motor dan mobil hingga saat ini masih menjadi kontributor terbesar bagi pendapatan daerah yang dialokasikan untuk pembangunan Jabar.

"Jadi pajak tahunan yang kita terima dari pajak kendaraan itu menjadi sumber belanja dari Pemprov Jabar. Baik itu layanan infrastruktur, sarana prasarana, pendidikan, kesehatan, sumber utamanya dari pajak kendaraan," ungkapnya.

Selain menyumbang pendapatan daerah, keberadaan ekosistem manufaktur otomotif yang tersebar di wilayah Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bogor, hingga Majalengka terbukti menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. "Jawa Barat juga berkepentingan dengan mengembangkan ekosistem manufaktur, di otomotif lapangan kerja hari ini salah satu yang termasuk besar itu adalah di otomotif," katanya.

Sementara itu, Ketua Harian Sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menyoroti rekor dan capaian membanggakan yang berhasil diraih GIIAS Bandung di tahun keempat penyelenggaraannya.

"Tahun ini GIIAS Bandung hadir semakin lengkap dengan membawa total 19 merek kendaraan bermotor, yang terdiri dari 16 merek kendaraan penumpang dan 3 merek sepeda motor. Menariknya, gelaran tahun ini turut dimeriahkan oleh 5 merek baru diluar peserta yang kembali berpartisipasi. Deretan inovasi dan teknologi terbaru ini kami yakini akan menjadi magnet utama di Jawa Barat serta memberikan kontribusi nyata bagi industri otomotif nasional," ujar Anton.

Para pengunjung GIIAS Bandung 2026, akan terpana saat berkunjung ke booth Honda. Selain pamerkan HR-V RS e:HEV Mugen GIIAS 2026 Edition. Honda juga pamerkan mobil terbarunya dan baru dipamerkan di Bandung yakni Honda Super-One.

Selain itu, yang mencuri perhatian di mobil ini adalah terletak pada evolusi logo H baru yang melambangkan arah mobilitas masa depan dan hubungan yang lebih dekat dengan konsumen, yang turut tercermin dari desain booth yang dibuat terbuka dan hangat.

"Teknologi Honda terus berkembang memenuhi kebutuhan masyarakat, tanpa meninggalkan karakter khas yang merupakan identitas kita. Semangat tersebut tercermin pada simbol H baru sebagai wujud masa depan yang baru dalam mobilitas," kata Iwan Tjandradinata, Direktur Honda Bandung Center.

Selama GIIAS Bandung 2026, pihaknya ingin memberikan pengalaman yang lebih dekat dan menyenangkan bagi konsumen. Pengunjung tidak hanya dapat melihat berbagai produk Honda, tetapi juga mencoba langsung kendaraan melalui sesi test drive, menikmati aktivitas di booth, serta mendapatkan berbagai penawaran menarik selama pameran berlangsung.