NADIKABAR.COM — Kepadatan kendaraan masih terjadi pada layanan angkutan penyeberangan di Ketapang-Gilimanuk. Bahkan panjang antrean kendaraan sempat mengular sampai belasan kilometer (km).

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ketapang, Media Syahrianto, mengatakan atrean panjang sempat terjadi pada ruas jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, hingga 4-5 km pada Minggu (6/9) kemarin. Sementara kondisi kepadatan saat ini masih pasang-surut. Lebih lanjut di sisi ruas menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, kepadatan juga sempat terjadi hingga belasan kilometer pada Minggu kemarin. Kepadatan juga masih terjadi pagi hari ini, namun panjang antrean mulai surut hingga 4,5 km dengan ekor antrean di sekitar Watudodol.

"Di sisi Gilimanuk sekarang ekor antrean hanya di sekitar area manuver, itu hanya beberapa ratus meter saja sebelum masuk pelabuhan," jelas Media dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Senin (7/9/2026).

"Per hari ini Senin (6/9) pukul 08.00, antrean kendaraan yang sebelumnya sempat mencapai belasan kilometer kini telah berhasil terurai bertahap hingga tersisa sekitar 4.5 kilometer menuju Pelabuhan Ketapang dengan ekor antrean di sekitar Watudodol," ujarnya lagi.

Ia mengatakan kepadatan mulai terjadi dengan meningkatnya volume kendaraan pengguna jasa di kedua Pelabuhan. Di sisi lain, pada saat yang bersamaan terdapat pembangunan peningkatan kapasitas dermaga di sisi pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang.