Ginting menjelaskan, pada awal gim pertama, keduanya masih berusaha menemukan pola permainan yang tepat. Namun, Richie perlahan mampu menyesuaikan strategi dan ritme permainannya.
Sementara itu, Ginting menilai dirinya belum mampu memanfaatkan keunggulan ketika sempat memimpin perolehan angka pada gim pertama. Kondisi tersebut membuat lawannya memiliki kesempatan untuk mengejar dan membalikkan keadaan.
Memasuki gim kedua, Richie dinilai semakin mampu mengendalikan permainan dengan strategi dan ritme yang lebih efektif. Ginting pun mengaku kesulitan mengimbangi permainan lawannya hingga akhirnya harus menyerah dengan skor 12-21.
Meski tersingkir, Ginting menegaskan kekalahan merupakan bagian dari pertandingan yang harus diterima sekaligus dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan performanya.
Sementara itu, Richie Duta Richardo mengaku bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera.