"Kita harus selalu melakukan regenerasi perajin. Keterampilan dan ketekunan para perajin senior harus ditularkan kepada generasi muda agar warisan keterampilan ini tetap hidup dan berkembang," tegasnya.

Sementara itu, pemilik CV Djoen Leather, Harjuno Wiwoho, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran GKR Hemas yang memberikan perhatian langsung kepada para pelaku usaha kecil menengah di tengah tantangan kondisi ekonomi saat ini.

Ia menceritakan perjalanan usahanya yang dirintis sejak tahun 2015 dengan melibatkan sebagian besar tenaga kerja dari masyarakat sekitar.

"Sebagian besar pekerja kami adalah warga sekitar yang awalnya tidak memiliki penghasilan, lalu kami latih hingga mandiri. Tantangan saat ini memang cukup berat di tengah situasi global, namun dengan sinergi bersama pemerintah dan komunitas, kami terus berupaya menjaga roda produksi tetap berjalan"" ungkap Harjuno.

Kepala Bappeda Kabupaten Bantul, Ari Budi Nugroho, menyebut kerajinan sebagai salah satu tumpuan ekonomi Bantul. Ia memaparkan bahwa industri pengolahan menyumbang PDRB lebih besar dibanding sektor pertanian.