"Salah satu kekuatan perekonomian di Bantul adalah kerajinan, terbukti dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bantul yang terbesar adalah industri pengolahan dari UKM Bantul sebesar 14%, bahkan lebih tinggi dibandingkan sektor pertanian yang sebesar 13%," jelas Ari Budi Nugroho.

Ari juga meminta dukungan bagi Bantul yang tengah mengikuti seleksi jejaring kota kreatif dunia UNESCO (UNESCO Creative Cities Network / UCCN) tahun 2026 dengan mengunggulkan sektor kerajinan serat alam.

Para perajin yang hadir menyampaikan kendala serta usulan, diantaranya harapan adanya ruang pamer bersama untuk memasarkan produk lokal dan akses untuk bertemu langsung dengan pembeli, terutama pembeli luar negeri untuk ekspor.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, GKR Hemas menyatakan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi dan persoalan tersebut ke tingkat pusat melalui fungsi dan kewenangan DPD RI demi kemajuan kesejahteraan masyarakat daerah.