Mulai dari modernisasi pesawat C-130H A-1319 milik TNI Angkatan Udara, penyelesaian proyek perdana pesawat ATR dari maskapai Filipina di fasilitas Pondok Cabe, hingga penjajakan peluang kolaborasi dengan berbagai mitra industri dalam ajang MRO Asia Pacific.

Selain memperkuat kinerja operasional, GMF juga mencatatkan perbaikan signifikan pada struktur keuangannya. Hingga kuartal III 2026, total ekuitas perusahaan tercatat sebesar 155,76 juta dolar AS, meningkat 166,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih berada pada posisi negatif 235,70 juta dolar AS.

Andi mengatakan perkembangan itu mencerminkan perbaikan fundamental keuangan perusahaan sekaligus menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat struktur permodalan GMF.

β€œDengan fondasi keuangan yang semakin kuat, kami optimistis dapat mengoptimalkan peluang bisnis dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” katanya.