Ia juga menyoroti penurunan harga pupuk bersubsidi bagi petani, pencapaian swasembada beras, serta percepatan program listrik desa untuk memperluas akses energi ke wilayah yang belum teraliri listrik.
Berdasarkan data pemerintah, program MBG telah menjangkau lebih dari 62 juta penerima manfaat hingga Mei 2026. Sementara itu, program CKG telah melayani lebih dari 73 juta warga hingga Juli 2026.
Program Sekolah Rakyat beroperasi di sedikitnya 166 titik untuk melayani anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Sejak 22 Oktober 2025, harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi juga turun sebesar 20 persen.
Pemerintah menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada beras tanpa impor beras medium. Pada pertengahan 2026, stok cadangan beras pemerintah mencapai sekitar 5,2 juta ton, yang disebut sebagai jumlah tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Di sektor energi, pemerintah menargetkan seluruh desa dan dusun yang belum teraliri listrik dapat menikmati layanan listrik paling lambat pada 2029 hingga 2030.