NADIKABAR.COM — Google resmi menghadirkan fitur lemari virtual yang ditenagai oleh kecerdasan artifisial (AI) lewat Google Photos dan kini tersedia baik di iOS maupun Android.
Fitur ini sebenarnya sudah diumumkan pada awal tahun ini, namun baru benar-benar tersedia saat ini di AS, Brasil, dan India.
Mengutip TechCrunch, Kamis (24/9) waktu setempat, fitur ini sebenarnya sudah mulai tersedia untuk para pengguna Android sejak Juni 2026 namun kini ketersediaannya lebih luas menjangkau para pengguna iOS.
Bagi milenial, fitur ini mungkin terasa dekat seperti yang terlihat di film populer komedi romantis "Clueless" (1996). Film itu menyoroti kehidupan pemeran utama bernama Cher yang memiliki begitu banyak pakaian sehingga ia membutuhkan sistem digital untuk membantunya memilih baju dalam sehari sehingga semuanya terorganisir.
Saat film itu muncul, banyak remaja muda yang mengidam-idamkan fitur tersebut namun kini fitur tersebut tersedia dengan harga terjangkau untuk memanfaatkan teknologi semacam itu.
Membahas fitur lemari virtual dari Google, fitur ini menggunakan teknologi AI untuk membuat salinan lemari pakaian penggunanya berdasarkan item fesyen yang pengguna kenakan dalam foto.
Dari aplikasi tersebut, pengguna juga dapat menyaring item berdasarkan kategori — seperti atasan, bawahan, perhiasan, dan lainnya — lalu mencampur dan mencocokkannya untuk menciptakan berbagai macam pakaian.
Google menyatakan bahwa fitur ini dirancang untuk membantu pengguna, dan data tentang cara pengguna berpakaian atau apa yang pengguna kenakan tidak dibagikan kepada pihak ketiga, seperti para peritel.
Peluncuran fitur lemari virtual yang lebih luas hadir bersamaan dengan sejumlah pembaruan Google Photos lainnya, termasuk cara untuk memilih, mencerahkan, dan berbagi foto menggunakan satu perintah di Gemini Spark, alat penandaan yang ditingkatkan, dan lebih banyak templat Remix yang menggunakan AI untuk mengubah foto.
Bagi pengguna Android, terdapat juga filter foto baru yang disebut “Moods,” yang memungkinkan pengguna memberikan tampilan berbeda pada gambarnya seperti filter film 35mm, kamera digital tahun 2000-an, dan banyak lagi.
Penerjemah: Livia Kristianti