Ini merupakan peningkatan yang signifikan dibandingkan SynthID Detector versi awal. Sebelumnya Gemini hanya dapat mendeteksi watermark yang dibuat dengan AI Google, sementara website verifikasi OpenAI hanya mendukung SynthID buatannya sendiri.
Website SynthID Detector mendukung format file JPG, JPEG, PNG, BMP, WEBP, AVIF, HEIC, HEIF, TIFF, TIF, dan GIF untuk gambar; MP4, MOV, dan WEBM untuk video; serta WAV, MP3, OGG, FLAC, AAC, dan M4A untuk audio, seperti dikutip dari TechCrunch, Sabtu (10/10/2026).
Selain lewat website, fitur verifikasi SynthID juga sudah terintegrasi di Gemini, Search, dan Google Chrome. Google mengatakan saat ini ada 1 juta permintaan verifikasi konten setiap harinya.