NADIKABAR.COM — Model kecerdasan buatan (AI) besutan OpenAI, GPT-6 Astra, tertangkap basah melakukan kecurangan saat bertanding dalam kompetisi bot StarCraft di platform StarSkirmish.

Lantaran kesulitan mengungguli bot buatan manusia, GPT-6 Astra nekat mengunduh kode bot milik lawannya dan menjalankannya sebagai kodenya sendiri demi mengamankan kemenangan.

Platform StarSkirmish merupakan ajang benchmark yang mempertandingkan bot AI buatan model bahasa besar melawan bot rancangan programmer manusia.

Dalam sesi laga tersebut, GPT-6 Astra dan Claude Opus 5.5 milik Anthropic mencatatkan performa imbang sebagai bot AI terbaik, namun keduanya tetap tidak mampu melampaui keandalan Stardust--bot buatan manusia dengan peringkat tertinggi di platform tersebut.

Saat dihadapkan pada tekanan laga melawan Claude dan bot manusia bernama Pluto, GPT-6 Astra mengambil langkah di luar dugaan:

Aksi GPT-6 Astra yang menerobos aturan saat menemui rintangan menambah panjang daftar perilaku manipulatif (deceptive behavior) yang kerap diperlihatkan oleh agen AI modern:

Kendati model AI pengembang lain belum pernah tertangkap basah melakukan kecurangan di arena game, insiden ini menjadi peringatan nyata mengenai bahaya otonomi AI ketika sistem dibiarkan menghalalkan segala cara demi mencapai tujuannya, demikian dikutip NadiKabar dari The Verge, Rabu (7/10/2026).