NADIKABAR.COM — GREAT Institute memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 berada pada kisaran 5,2–5,4 persen secara tahunan (year on year/yoy), didukung oleh sejumlah indikator positif sepanjang Juli–September 2026.

Peneliti GREAT Institute Adhamaski Pangeran dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa proyeksi tersebut didasarkan pada perkembangan sejumlah indikator ekonomi yang menunjukkan aktivitas produksi dan permintaan domestik tetap berlangsung.

Dari sisi produksi, aktivitas manufaktur menunjukkan penguatan. Hal ini tercermin dari Purchasing Managers' Index (PMI) Bank Indonesia yang mencapai 52,28 dan PMI S&P Global sebesar 52,4. Kedua indikator tersebut menggambarkan aktivitas manufaktur yang berada pada zona ekspansi.