Gubernur menyambut baik perkembangan positif sektor pariwisata tersebut dan berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus diperkuat melalui kerja sama yang semakin luas.

Menurutnya penting untuk menjaga hubungan yang harmonis antara Bali dan Swiss, sejalan dengan hubungan baik kedua negara yang telah terjalin selama puluhan tahun.

"Bagi Bali, kerja sama internasional memiliki arti penting ketika mampu mempertemukan potensi daerah dengan keunggulan mitra, termasuk dalam pengembangan industri inovatif, investasi, serta pengelolaan lingkungan," kata Koster.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas peluang kolaborasi sektor pariwisata yang saling menguntungkan, juga selain itu dalam pengembangan solusi inovatif yang mendukung pengelolaan lingkungan dan tata kelola persampahan.

Sebagai penutup pertemuan, orang nomor satu di Pemprov Bali itu menyerahkan cinderamata berupa kain tenun endek khas Bali kepada Duta Besar Swiss sebagai simbol penghormatan sekaligus diplomasi budaya.