"Pemberian kain tenun endek ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya serta mempromosikan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Bali agar dapat menjangkau pasar internasional yang lebih luas," tutur Koster.

Duta Besar Swiss untuk Indonesia Konstantin Obolensky menyampaikan bahwa agenda kunjungan perdananya ke Bali ini mencakup berbagai peninjauan lokasi usaha milik warga negara maupun badan usaha asal Swiss.

Ia juga menghadiri agenda Global Etik IADEMA serta bersilaturahmi dengan komunitas diaspora Swiss yang saat ini tercatat sekitar 700 warga negara Swiss menetap dan bekerja di Bali.

Obolensky menegaskan komitmen dan dukungan penuh Swiss terhadap pengembangan investasi serta pembangunan berkelanjutan di Pulau Dewata.

Ia mengungkapkan selain sektor pariwisata ketertarikan pihak Swiss untuk menjajaki peluang kerja sama strategis ada di sektor industri inovatif, pengolahan sampah, hingga pengolahan air limbah di Bali.