NADIKABAR.COM — Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan program wajib mengaji tidak sekadar menjadi kegiatan ekstrakurikuler, melainkan diterapkan sebagai mata pelajaran muatan lokal (mulok) pada jenjang SMA, SMK, hingga Sekolah Khusus (SKh), baik negeri maupun swasta di provinsi itu.

"Mengaji ini bukan sekadar ekstrakurikuler, melainkan wajib bagi murid-murid Muslim. Porsinya bisa dialokasikan beberapa jam dalam seminggu atau setiap hari, yang terpenting anak-anak memiliki waktu untuk mengaji," kata Andra Soni di Cilegon, Sabtu.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur setelah menerima penghargaan Satya Setia Bakti dari Pengurus Besar (PB) Al Khairiyah dalam acara pembukaan Muktamar XI Al Khairiyah.