Gubernur mengungkapkan, Sumatera Utara memiliki tantangan yang lebih besar dibandingkan provinsi lain, karena lebih lima tahun berturut-turut menjadi nomor satu pengguna narkoba di Indonesia.

"Nah cita-cita kami, kalau bisa turun dari peringkat satu pak. Jangan di tiga besar, jangan di lima besar, kalau bisa paling bontot. Kalau bisa seluruh narkoba di Indonesia bisa hilang," tutur dia.

Bobby berkeyakinan ke depan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Sumut bersama seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah daerah bersiap membongkar narkoba di Sumatera Utara.

"Sehingga nanti Sumatera Utara bisa turun posisinya dari peringkat pertama, dan penyalahgunaan narkoba. Bisa turun ya, minimal-minimal bisa keluar dari lima besar di Indonesia," tegas Bobby.