NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengimbau pengendara truk dapat mematuhi aturan lalu lintas yang telah ditetapkan di ibu kota.
Hal tersebut disampaikan Pramono menanggapi truk bermuatan garam yang menabrak beton separator jalur bus Transjakarta di Jalan MT Haryono arah barat, depan SPBU Shell Kramat Jati, Jakarta Timur.
“Kami minta semuanya taat pada aturan yang sudah ditetapkan bersama,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Senin.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara terus-menerus melakukan pemantauan terhadap perilaku berkendara masyarakat. Umumnya, para pengendara mobil besar kerap masuk ke dalam jalur yang tidak semestinya, sehingga menimbulkan kecelakaan dan kemacetan di jalan.
“Apakah itu truk dan sebagainya yang sering kali mereka menimbulkan kemacetan karena tabrakan, masuk dalam pembatas, kemudian terlalu tinggi sehingga menyebabkan JPO-nya mengalami kerusakan,” papar Pramono.
Untuk itu ia pun mengimbau agar masyarakat dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku di ibu kota.
Sebelumnya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Timur mengungkapkan kronologi sebuah truk bermuatan garam yang menabrak beton separator jalur bus Transjakarta di Jalan MT Haryono arah barat, depan SPBU Shell Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim).
"Kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit truk ringan bernomor polisi E 9524 QA hingga tersangkut di Jalan MT Haryono arah barat, tepat di depan SPBU Shell, wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur, sekitar pukul 04.00 WIB," kata Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta.
Berdasarkan laporan kepolisian, truk yang dikemudikan Dodo Rivaldo itu awalnya melaju dari arah timur menuju barat di Jalan MT Haryono.
Saat tiba di depan SPBU Shell, wilayah Kramat Jati, truk tersebut mengalami kecelakaan hingga menabrak beton separator jalur bus Transjakarta dan tersangkut.
Akibat benturan tersebut, bagian depan truk mengalami kerusakan. Selain itu, bemper depan rusak dan roda depan kendaraan juga terlepas.
"Tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut, nihil. Kerugian sementara yang dilaporkan kerusakan material kendaraan," ujar Darwis.
Darwia menyebut, kejadian ini merupakan kecelakaan tunggal atau out of control. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.