Menurut dia, saat ini kondisi pasar yang belum kondusif menjadi salah satu pertimbangan belum dilaksanakannya IPO.

"Nanti momentumnya pasti mudah-mudahan harapannya tahun depan pasarnya sudah membaik, dan kalau pasarnya sudah membaik, saya akan mempersilakan untuk di-IPO-kan," ujar Pramono.

Sebelumnya, Pramono berharap IPO PAM Jaya dan Bank Jakarta bisa terlaksana pada 2027. Namun, ia belum memastikan kapan pelaksanaan rencana tersebut terealisasikan.

Ia juga memastikan, Pemprov DKI tidak akan kehilangan kendali jika kedua perusahaan itu melantai di bursa. Pasalnya, Pemprov DKI akan tetap menjadi pemegang saham mayoritas di PAM Jaya maupun Bank Jakarta.