Sebelumnya, eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat mempersilakan Jakarta untuk menerbitkan obligasi. Namun, di saat yang sama Purbaya juga mempertanyakan urgensi penerbitan tersebut.

"Ya enggak apa-apa. Kalau mau terbitin, terbitin saja kan itu Pemda punya ini sendiri. Kalau memang merasa perlu, ya enggak apa-apa. Itu kan otonomi sendiri," ujar Purbaya, Senin (7/9).

"Cuman kalau saya pikir... Ya pandangan saya saja. Kalau uangnya kebanyakan, buat apa ngutang?" lanjutnya.

Pembahasan obligasi pun tampaknya masih berlanjut di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan baru, Suahasil Nazara, yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9) lalu.