Menurut dia, ketersediaan pasokan listrik yang andal menjadi kebutuhan penting, tidak hanya untuk aktivitas rumah tangga, tetapi juga mendukung kegiatan ekonomi dan dunia usaha, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Dalam peninjauan bersama jajaran PT PLN Indonesia Power dan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat tersebut, Norsan juga memastikan perkembangan pekerjaan pemeliharaan atau serious inspection PLTU Bengkayang Unit 3.
Berdasarkan laporan harian, progres pemeliharaan telah mencapai 35,46 persen atau melampaui target rencana sebesar 34,49 persen. Pekerjaan tersebut semula dijadwalkan berlangsung selama 54 hari hingga 5 Desember 2026.