NADIKABAR.COM — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong percepatan pemeliharaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bengkayang agar kembali beroperasi lebih awal guna membantu memulihkan keandalan pasokan listrik di wilayah Kalimantan Barat.

"Kita minta manajemen bekerja lebih cepat agar pemeliharaan yang semula ditargetkan selesai 5 Desember bisa dipercepat sekitar 25 hari, sehingga pada pertengahan November pembangkit sudah bisa kembali beroperasi," kata Ria Norsan saat meninjau PLTU Bengkayang di Desa Karimunting, Kabupaten Bengkayang, Jumat.

Norsan mengatakan percepatan pemeliharaan diperlukan untuk membantu mengatasi kondisi pasokan listrik yang saat ini masih mengalami gangguan dan berdampak pada masyarakat melalui pemadaman bergilir.