Menurut dia, layanan tersebut menjadi salah satu cara untuk membantu masyarakat mengakses kesempatan kerja. Meski demikian, tidak semua pencari kerja dapat tertampung karena keterbatasan lapangan kerja yang tersedia.

Dedi menjelaskan aplikasi Nyari Gawe yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat mencatat 728.085 pencari kerja dengan total 2,4 juta lamaran hingga 21 Oktober 2026.

Dari 803 perusahaan yang terdaftar, sebanyak 230 perusahaan telah membuka lowongan dengan total 32.125 posisi kerja. Sementara itu, jumlah pelamar yang tercatat diterima melalui layanan tersebut mencapai 1.282 orang.

Berdasarkan sebaran wilayah, Kabupaten Subang mencatat jumlah pencari kerja terbanyak dengan 92.172 orang, disusul Kabupaten Karawang sebanyak 79.110 orang dan Kabupaten Bekasi sebanyak 52.852 orang.