"Jangan menjadi alat bagi orang-orang yang hanya mementingkan kepentingan kekayaannya saja, tidak memperhatikan keselamatan lingkungan. Kalau sudah jadi bencana nanti yang repot kita semua. Untuk itu semoga ini menjadi kesadaran, tidak melakukan tindakan berulang," ucap Dedi.

Dedi mengatakan Pemprov Jabar menegaskan bahwa perlindungan vegetasi kebun teh di Pangalengan dan Ciwidey bersifat absolut mengingat dampaknya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi berpotensi memicu bencana ekologis fatal di masa depan.

Dia menambahkan upaya mempertahankan tutupan lahan dan fungsi konservasi alam di kawasan perbukitan Bandung Selatan menjadi kunci utama pemerintah daerah untuk menekan risiko bahaya tanah longsor serta menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.