Meskipun SD dan SMP merupakan kewenangan pemerintah kabupaten/kota, Pemprov Jateng tidak bisa lepas tangan begitu saja sehingga koordinasi terus dilakukan.

"Kita kolaborasi dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang. Intinya bareng-bareng anak-anak kita dijaga," katanya.

Pemantauan dengan koordinasi secara intens tersebut juga berlaku di daerah lain, terutama terkait optimalisasi seluruh program untuk pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah.

Ia terus mengingatkan kepada seluruh satuan pendidikan, kepala sekolah, dan para guru untuk selalu waspada dan memantau anak didiknya tanpa henti di lingkungan sekolah atau satuan pendidikan.

"Teman-teman di lapangan untuk selalu peduli di sekolah masing-masing. Misal di saat jam istirahat dipantau, kalau tidak ada CCTV ya memantau langsung. Pulang sekolah juga dipantau," katanya.

"Jangan sampai anak masih ada di sekolah tapi guru sudah pulang. Tetap tunggu sampai anak-anak di sekolah habis, perlu ada piket, supaya anak tetap dipantau di lingkungan sekolah," lanjutnya.