Ia menyampaikan bahwa sebisa mungkin setiap satuan pendidikan dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan menyenangkan dalam pembelajaran di lingkungannya.

Jika pembelajaran dapat menggembirakan dan tidak ada perundungan, kata dia, maka akan banyak prestasi yang muncul.

"Kami tetap ingatkan teman-teman di satuan pendidikan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Jadi harapannya kita zero bullying," katanya.

Sebelumnya, siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, berinisial A (7), meninggal dunia setelah diduga menjadi korban perundungan oleh kakak kelasnya.

Korban meninggal dunia pada Rabu (30/9), setelah sempat dirawat di RSUD dr M Ashari Pemalang sejak Kamis (17/9), dan kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.