NADIKABAR.COM — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Tengah mendampingi para santri Pondok Pesantren Sukoharjo agar hak pendidikan dan perlindungan mereka tetap terpenuhi.
"Hari pertama sudah saya perintahkan DP3AKB untuk berangkat ke sana melakukan evaluasi dan asistensi setelah kita melakukan koordinasi dengan Kementerian PPA," kata Luthfi, Selasa (3/10) dalam keterangan tertulisnya.
Menurutnya, pendampingan telah dilakukan dua kali. Dari penanganan tersebut, pemerintah provinsi mengidentifikasi belasan santri yang membutuhkan perhatian dan pendampingan agar aktivitas pendidikan mereka tidak terganggu.
"Pemprov punya suatu komitmen, tidak boleh ada anak-anak kita sampai tidak bisa belajar dan tidak mendapatkan pendampingan manakala lembaganya terjadi permasalahan," katanya.