NADIKABAR.COM — Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan buka suara terkait keluhan masyarakat mengenai kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di wilayah tersebut.
Norsan mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar telah menggelar rapat koordinasi bersama Pertamina Kalbar, General Manager PLN Kalbar, Direktur AKR, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Perhubungan, serta jajaran Pemprov Kalbar untuk membahas persoalan tersebut.
Rapat koordinasi itu difokuskan pada dua persoalan utama, yakni kelancaran distribusi BBM bersubsidi dan percepatan penanganan pemadaman listrik yang mengganggu aktivitas masyarakat.
"Kami menekankan pentingnya pemerataan dan kelancaran distribusi BBM bersubsidi, baik untuk masyarakat di wilayah pehuluan maupun nelayan di kawasan pesisir," kata Ria dalam keterangannya yang diunggah di akun Instagramnya @rianorsan.id.