Sebelumnya, Ketua Pokdarwis Abung Pekurun, Zidan menyampaikan kawasan wisata Way Rarem memiliki potensi besar untuk dikembangkan, tetapi membutuhkan dukungan berkelanjutan, terutama terkait penataan kawasan, aksesibilitas, dan koordinasi perizinan dengan pihak berwenang.

Pihaknya juga menyiapkan sejumlah gagasan atraksi wisata berbasis budaya, termasuk pertunjukan seni di atas perahu dan pengembangan permainan tradisional sebagai daya tarik bagi pengunjung.

Melalui pengembangan Desa Wisata Berbudaya Anek Pekurun, Pemerintah Provinsi Lampung berharap potensi wisata alam dan budaya dapat menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat desa, membuka peluang usaha bagi masyarakat, serta memperluas daya tarik pariwisata Lampung Utara.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Mirza juga melakukan penebaran benih ikan gurami dan patin di kawasan Bendungan Way Rarem. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pelestarian sumber daya perairan sekaligus meningkatkan potensi perikanan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Pengembangan kawasan wisata perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem.

Dengan pengelolaan yang tepat, potensi perairan Way Rarem tidak hanya mendukung keindahan kawasan wisata, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah bagi sektor perikanan dan perekonomian masyarakat.

Penebaran benih ikan tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan sumber daya ikan di perairan Way Rarem.

Pelaksanaannya tetap perlu memperhatikan kesesuaian jenis ikan, daya dukung lingkungan, serta keseimbangan ekosistem agar pengembangan wisata dan pemanfaatan sumber daya perairan dapat berlangsung secara berkelanjutan.