β€œLingkungan, pertanian, dan keberlanjutan bukanlah tiga hal yang berdiri sendiri. Ketiganya saling berkaitan dan menentukan bagaimana kita memenuhi kebutuhan hari ini tanpa mengorbankan kehidupan generasi yang akan datang,” ujarnya.

Lewerissa menjelaskan, Maluku sebagai provinsi kepulauan memiliki kekayaan ekosistem laut, pesisir, hutan tropis, serta potensi pertanian yang beragam. Potensi tersebut perlu dikembangkan melalui penelitian dan inovasi agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun, pemanfaatan sumber daya alam juga harus diimbangi dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, hasil penelitian dan kajian ilmiah dibutuhkan sebagai dasar untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat dan berkelanjutan.

Ia menekankan, perguruan tinggi, khususnya Program Pascasarjana Universitas Pattimura, memiliki peran strategis sebagai mitra Pemerintah Provinsi Maluku dalam memperkuat perencanaan dan pelaksanaan pembangunan berbasis data serta bukti ilmiah.