β€œKontribusi akademisi diperlukan untuk mendukung pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab, meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara adil,” kata dia.

Dia berharap ICESAS 2026 tidak berhenti pada pertukaran pengetahuan antarakademisi, tetapi menghasilkan rekomendasi dan kerja sama riset yang dapat diterapkan untuk menjawab persoalan nyata di daerah kepulauan.

Konferensi internasional yang diselenggarakan Program Pascasarjana Universitas Pattimura itu turut dihadiri Direktur Pascasarjana Universitas Pattimura yang mewakili rektor, perwakilan Forum Pimpinan Pascasarjana se-Indonesia, pimpinan dan sivitas akademika, serta para pembicara utama.