Iqbal menilai pengembangan industri pengolahan tuna sejalan dengan arah pembangunan NTB melalui hilirisasi komoditas unggulan, termasuk sektor kelautan dan perikanan.

Menurut dia, hilirisasi komoditas unggulan dapat membuat produk daerah tidak hanya dipasarkan sebagai bahan baku, tetapi memiliki nilai tambah sebelum masuk pasar global.

"Ekspor tuna dari Lombok Timur tidak sekadar mencatat pengiriman produk ke luar negeri. Di dalamnya terdapat proses membangun nilai tambah, standar mutu, lapangan kerja, rantai pasok daerah dan keberlanjutan sumber daya laut," pungkas Iqbal.