Kedua, Kolaborasi Pemberantasan Kejahatan Jalanan (Kompak) difokuskan pada penindakan tegas berbagai bentuk kejahatan jalanan, seperti begal, tawuran, dan aksi premanisme.

"Program ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi masyarakat maupun wisatawan," tutur dia.

Ketiga, Satu Hati Satu Kekuatan dalam Tertib Lalu Lintas (Sahata), yakni pembinaan dan penegakan aturan lalu lintas secara humanis membangun budaya berkendara tertib di Sumut.

"Program ini sekaligus diharapkan dapat mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah melalui sektor pajak kendaraan bermotor," ucap Sonny.

Menurutnya, penguatan sinergi antara Pemprov Sumut dan Polda Sumut atas berbagai program tersebut diharapkan berjalan secara terpadu dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Selain menekan peredaran narkoba dan angka kriminalitas, kolaborasi ini diharapkan menciptakan iklim investasi kondusif serta daya saing pariwisata melalui jaminan keamanan dan kenyamanan yang berkelanjutan," ujar Sonny.