NADIKABAR.COM — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan penanaman mangrove yang dipadu dengan penggunaan inovasi HexBricks sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa berbasis alam atau Nature-Based Solutions (NbS), terutama di Kabupaten Demak.

"Penanaman mangrove menjadi salah satu langkah pencegahan untuk mengurangi dampak abrasi dan banjir rob yang selama ini mengancam pesisir Jawa Tengah. Upaya hari ini adalah upaya pencegahan, yaitu dengan penanaman mangrove," kata Ahmad Luthfi saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan penanaman mangrove di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Senin.

Apalagi, lanjut Luthfi, Jateng memiliki garis pantai utara sepanjang 651 kilometer yang mencakup 17 kabupaten/kota. Wilayah tersebut menghadapi persoalan kerusakan pesisir, banjir rob, hingga penurunan muka tanah yang membutuhkan penanganan terpadu.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Jateng, yakni gerakan Mageri Segoro. Sepanjang 2025, program tersebut mencatat penanaman sekitar 2,34 juta batang mangrove di lahan seluas 257 hektare, tersebar di 107 desa, 54 kecamatan, dan 17 kabupaten/kota.

Ia berharap penggunaan HexBricks dapat mendukung keberhasilan pemulihan mangrove di kawasan pesisir.