Erupsi kembali terjadi pada pukul 23.29 WIB dengan amplitudo maksimum 48 milimeter. Letusan ini berlangsung selama 573 detik atau sekitar 9 menit 33 detik.

Suwarno mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan Gunung Anak Krakatau. Hal itu, untuk mengetahui perkembangan aktivitas vulkanik.