Selanjutnya erupsi terjadi pada pukul 12.59 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 100 meter di atas puncak atau 257 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu hingga hitam, berintensitas tebal, dan condong ke arah timur laut.

Erupsi ketiga tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 56 milimeter dan durasi sekitar 36 detik.

“Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat dan pengunjung diminta mematuhi rekomendasi keselamatan dengan tidak mendekati gunung api serta tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah aktif,” katanya.

Ia menjelaskan pemantauan aktivitas vulkanik dilakukan secara intensif selama 24 jam melalui pengamatan visual dan instrumental untuk mengetahui perkembangan kondisi gunung api.