Kelik memaparkan, tugas utama dari para sukarelawan nantinya adalah membantu menyiram sisa bara api agar tidak memicu munculnya kobaran baru. Oleh karena itu, peserta yang ingin bergabung diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan fisik dan perlengkapan.
"Syaratnya harus benar-benar sehat, kondisi fit, dan siap membawa alat-alat yang dibutuhkan untuk pemadaman. Yang paling utama adalah air, relawan membawa jerigen atau alat semprot. Sehingga dengan adanya tambahan volunteer ini, benar-benar bisa kerja bareng dipastikan tidak ada bara api yang tersisa," tuturnya.
Selain itu, syarat lain mendaftar volunteer yakni memiliki kendaraan pribadi, memiliki pengalaman di bidang pemadaman, SAR atau kegiatan sejenisnya, pernah melakukan pendakian di Gunung Buthak serta membawa logistik dan cadangan logistik pribadi.
Proses pendaftaran para sukarelawan dikelola langsung oleh pihak operator dan pengelola tiket pendakian. Sebelum kobaran api utama padam, pendaftaran relawan sempat ditahan karena risiko keselamatan di jalur darat yang sangat tinggi.