Kebakaran menghanguskan serasah dan rerumputan kering. Di kawasan tersebut juga terdapat tanaman jati dan albasia. Sementara penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui.

"Tanamannya ada jati dan ada albasia. Untuk sementara waktu penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," jelas Sudarto.

Petugas gabungan Perhutani, TNI dan BPBD kemudian berjibaku memadamkan api secara manual. Kondisi lokasi membuat kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau titik kebakaran.

"Pemadaman kami lakukan secara manual, dengan gepyok menggunakan ranting basah dan membuat ilaran," ungkapnya.