Koordinator Tim TRC-BPBD Ponorogo Hadi Susanto menyebut medan di lokasi cukup ekstrem. Selain berbatu dan curam, proses pemadaman berlangsung pada malam hari sehingga menyulitkan petugas.

"Medannya memang agak terjal karena bebatuan. Batas tanah desa dengan hutan ini curam sekali sehingga menyebabkan kami agak kesulitan, apalagi situasinya malam," kata Hadi.

Meski luas area terbakar mencapai sekitar 5 hektare, api disebut masih jauh dari permukiman warga. Petugas tetap melakukan penyekatan untuk mencegah kobaran menjalar ke area yang berpotensi membahayakan warga.

"Kalau dari pemukiman agak jauh. Tapi kalau ada api yang mendekat ke pemukiman langsung kami padamkan," pungkas Sudarto.