"Erupsi kedua terjadi pada pukul 06.35 WIB dengan tinggi kolom letusan semakin tinggi yakni teramati sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Agastya Rajendra dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.
Menurut Agastya, kolom abu pada erupsi kedua teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Aktivitas tersebut tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi 90 detik.
Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kembali mengalami erupsi pada pukul 10.42 WIB. Kali ini, kolom letusan teramati mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak, dengan abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu yang mengarah ke barat.
"Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 137 detik," kata Agastya.
Saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat diminta mematuhi rekomendasi keselamatan dan menghindari kawasan yang berpotensi terdampak erupsi.