Sebelumnya pada pukul 02.03 WIB terjadi erupsi dengan visual letusan tidak teramati karena tertutup kabut, namun terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 142 detik.
Sigit menjelaskan saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga.
Dengan status Siaga tersebut, masyarakat pun tidak disarankan melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama pada wilayah sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak yang menjadi pusat erupsi.
"Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," katanya.