NADIKABAR.COM — Gunung Semeru di Jawa Timur masih berstatus Level III atau Siaga. Aktivitas kegempaan gunung api tersebut terpantau cukup tinggi dalam sepekan terakhir, dengan gempa letusan/erupsi tercatat hampir setiap hari dalam jumlah puluhan hingga lebih dari 100 kali.
Berdasarkan laporan pengamatan MAGMA Indonesia, sejak 1 hingga 6 September 2026 tercatat total 583 kali gempa letusan/erupsi. Aktivitas tertinggi terjadi pada 6 September dengan 108 kali gempa letusan/erupsi dalam sehari.
Aktivitas Gunung Semeru terpantau cukup tinggi sepanjang awal September 2026. Berdasarkan laporan Magma ESDM Indonesia, pada 1-6 September 2026, tercatat 583 kali gempa letusan/erupsi, dengan jumlah harian berkisar 89-108 kali. Berikut aktivitas Gunung Semeru sepekan terakhir mulai 1-7 September 2026.
Aktivitas Gunung Semeru pada 1 September 2026 tercatat 90 kali gempa letusan/erupsi. Jumlah tersebut kemudian menjadi 89 kali pada 2 September 2026, sebelum meningkat menjadi 101 kali pada 3 September 2026. Lanjut pada 4 September 2026, aktivitas gempa letusan/erupsi kembali tercatat 101 kali.
Sehari berikutnya, jumlahnya sedikit menurun menjadi 94 kali. Selain aktivitas kegempaan, pada 5 September 2026, secara visual teramati asap kawah utama berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang. Asap tersebut teramati mencapai sekitar 100-300 meter di atas puncak.
Aktivitas kemudian mencapai angka tertinggi pada 6 September 2026, dengan 108 kali gempa letusan/erupsi dalam periode 00.00-24.00 WIB. Dengan catatan tersebut, total gempa letusan/erupsi Gunung Semeru selama 1-6 September 2026 mencapai 583 kali.
Sementara itu, aktivitas masih berlangsung pada 7 September 2026. Dalam laporan pengamatan periode 00.00-06.00 WIB, tercatat 30 kali gempa letusan/erupsi. Secara visual, Gunung Semeru teramati tertutup kabut 0-III dan asap kawah tidak teramati.
Data aktivitas Gunung Semeru pada 7 September 2026 merupakan pembaruan hingga pukul 10.30 WIB. Data kegempaan yang digunakan berasal dari laporan pengamatan periode 00.00-06.00 WIB, sehingga belum mencakup aktivitas Gunung Semeru selama 24 jam penuh.
Gunung Semeru saat ini berada pada Level III atau Siaga. Berdasarkan Magma ESDM, status ini menunjukkan hasil pengamatan visual dan instrumental yang memperlihatkan peningkatan aktivitas semakin nyata atau gunung api sedang mengalami erupsi.
Status Level III tersebut menjadi konteks penting dari aktivitas Gunung Semeru yang tercatat sepanjang awal September 2026. Selain Gunung Semeru, empat gunung berapi di Indonesia juga berstatus Level III.
Yaitu Gunung Anak Krakatau, Lampung, Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur, Gunung Merapi , Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, Gunung Semeru, Jawa Timur, dan Gunung Sinabung, Sumatera Utara.
Masyarakat diimbau mematuhi rekomendasi keselamatan terkait aktivitas Gunung Semeru yang masih berstatus Level III atau Siaga. Berikut sejumlah rekomendasi yang perlu diperhatikan.