Menurut Rudy, korban keracunan berasal dari dua sekolah, yakni SMPN 1 Makale dan SMPN 2 Makale. Para penerima manfaat MBG sebelumnya menyantap menu ayam santan.

"Dari SPPG-nya mereka menyajikan ayam santan mungkin begitu,tapi tidak semua yang mendapat manfaat itu hanya dua sekolah," beber Rudhy.

Sebelum siswa dan guru mengalami keracunan, mereka menyantap MBG yang disalurkan SPPG Makale Batupapan 1. SPPG itu melayani 12 sekolah dengan total penerima manfaat mencapai sekitar 2.200 orang.

"Kita juga tidak bisa menduga bahwa ini keracunan, mungkin saja ini adalah terkontaminasi oleh bakteri ataukah virus yang menyebabkan diare, mual dan muntah," ujarnya.