"Ada ahli gizi juga yang memeriksa bahan masuk maupun menu yang didistribusikan ke siswa, dan masih ada PIC di sekolah yang menguji makanan," tambah Vielty.
Viely menuturkan, SPPG Makale Batupapan 1 baru beroperasi selama sebulan. Sejak beroperasi, SPPG tersebut awalnya melayani ratusan penerima manfaat MBG hingga kini jumlahnya mencapai ribuan orang.
"SPPG kami mulai beroperasi 10 Agustus 2026. Porsi yang kami berikan bertahap, awalnya 550 porsi, kemudian di minggu kedua bertambah 180 porsi dan saat ini 2.200 porsi," paparnya.
Diketahui, sebanyak 150 siswa dan guru SMP di Tana Toraja mengalami keracunan pada Kamis (3/9). Ratusan siswa dilarikan di tiga rumah sakit (RS) setelah mengeluh mengalami muntah hingga diare sehari setelah menyantap MBG.