NADIKABAR.COM — Penerapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di SD Al Iqro, Kota Mataram, mendapat tanggapan positif dari kalangan guru dan siswa, karena dinilai lebih efektif dalam meningkatkan konsumsi makanan siswa dibandingkan metode omprengan.
Hal tersebut disampaikan Nur Hidayati, salah seorang guru kelas 6 SD Al Iqro Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di sela kegiatan uji coba penyajian MBG dengan sistem prasmanan tahap dua di Mataram, Selasa.
Menurutnya, penyajian makanan yang masih hangat melalui sistem prasmanan membuat anak-anak lebih berselera dan menghabiskan makanannya.
"Kalau yang kemarin kan pas disajikan menggunakan omprengan, makanannya sudah dingin ketika sampai di sekolah pukul 11.30 Wita. Nafsu makan anak-anak jadi kurang," katanya.