Ia juga menyebut informasi semakin kuat setelah seorang wali murid mengaku mendapat cerita dari anaknya yang bersekolah di SDN 2 Langkap.

"Sebagian sudah mengetahui. Disampaikan oleh wali murid, anaknya sebagai murid SD Langkap 02 pernah memergoki. Bahkan ketika memergoki, dibalas dengan kepalan tangan (oleh kepsek)," katanya.

Hadi menyebut warga dan komite sekolah telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan.

"Setahu saya, saya ke Dindik tanggal 2-4 Agustus. Tetapi Dindik sudah mengetahui. Disampaikan sejak awal Agustus sudah mengetahui," jelasnya.

"Kalau hasilnya ini tidak sesuai yang diharapkan dalam tujuh hari ini, berarti ada yang kurang beres kalau menurut kami. Hajat kami ini tindakan susila yang luar biasa. Jangan mencemarkan nama baik warga Pekalongan, desa kami khususnya, mencoreng nama guru, dunia pendidikan, dan pemerintah," lanjutnya.

Ditemui terpisah, Kepala Dindikbud Kholid mengutarakan, guru perempuan yang terekam ngeseks dengan pak kepsek itu ditempatkan di wilayah Doro. Statusnya masih aktif mengajar.