"Untuk itu, kami minta media tersebut bisa mengklarifikasi, kemudian diuji apakah memenuhi kode etik jurnalistik. Karena sampai sekarang sejumlah nama yang disebut-sebut dalam tuduhan di konten podcast tersebut tidak pernah dikonfirmasi atau diklarifikasi," kata dia.
Lebih lanjut, Gus Ipul menegaskan tudingan tersebut merupakan hoax. Ia memastikan tudingan adanya aliran dana dalam penyelenggaraan Muktamar NU sama sekali tidak benar.
"Ya, saya pastikan hoax. Jadi itu kan disebut-sebut ada aliran dana hasil korupsi ke Muktamar dan lain sebagainya, itu kami pastikan hoax, kabar palsu, kabar tidak benar, dan itu sungguh sangat merugikan," ujar dia.