NADIKABAR.COM — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak sivitas akademika Universitas Negeri Padang (UNP) ikut mengambil peran dalam perluasan perlindungan sosial (Perlinsos), terutama dengan membantu pemerintah memperbaiki akurasi data dan menjangkau masyarakat yang belum tersentuh layanan sosial.

Ajakan itu disampaikan Gus Ipul saat memberikan kuliah umum bertema 'Kolaborasi Pemerintah dan Perguruan Tinggi dalam Mempercepat Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan Sosial' di Ruang Sidang Senat, Gedung Rectorate and Research Center UNP, Padang, Sumatera Barat, hari ini.

Gus Ipul tiba sekitar pukul 09.45 WIB didampingi Rektor UNP Krismadinata, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Syaifullah, jajaran Staf Khusus Menteri dan Tenaga Ahli Menteri Sosial. Memasuki ruang senat, ia disambut jajaran pimpinan universitas dan perwakilan organisasi kemahasiswaan.

Kuliah umum dimoderatori Dosen Departemen Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial UNP Zikri Alhadi. Dalam paparannya, Gus Ipul membahas amanat Pasal 34 UUD 1945. Menurutnya, perlindungan sosial tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga mendorong keluarga miskin agar berdaya dan mencegah kemiskinan diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Jalan yang paling terpuji dan teruji yaitu pendidikan," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).

Dia menjelaskan pemerintah menjalankan tiga pendekatan dalam menangani kemiskinan, yakni mengurangi beban pengeluaran melalui bantuan dan perlindungan sosial, meningkatkan pendapatan melalui pemberdayaan, serta mencegah transmisi kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan.

Pendekatan terakhir salah satunya diwujudkan melalui Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Gus Ipul mengatakan anak-anak yang masuk Sekolah Rakyat datang dengan beragam persoalan, mulai dari putus sekolah, persoalan kesehatan dan psikososial, hingga masalah sosial lainnya. Karena itu, Sekolah Rakyat memadukan pendidikan, rehabilitasi, dan pemberdayaan.

"Sekolah Rakyat ini khusus untuk yang miskin. Maka di sini tidak ada tes akademik. Mahasiswa-mahasiswa UNP ini bersyukurlah, kalian sudah luar biasa diseleksi lewat akademik bisa sampai sini. Di Sekolah Rakyat, pokoknya miskin, memenuhi syarat, masuk," ujar Gus Ipul.

Suasana kuliah umum beberapa kali mencair saat Gus Ipul menyelipkan kelakar dan berinteraksi dengan moderator maupun peserta, termasuk ketika membahas desil dan digitalisasi perlindungan sosial.