"Kita berharap dengan kolaborasi ini bisa memastikan bahwa perlindungan sosial atau bantuan-bantuan yang datang dari pemerintah itu benar-benar bisa sampai dan tepat sasaran ke masyarakat yang membutuhkannya," jelas Munafri.

Munafri mengatakan Pemkot Makassar saat ini memprioritaskan ketua RT/RW untuk menjadi Agen Perlinsos, sebelum membuka kesempatan bagi kelompok masyarakat lainnya.

Pemkot Makassar menargetkan keterlibatan Agen Perlinsos mencapai 50 persen hingga akhir tahun. "Kami target di akhir tahun insya Allah bisa sampai di 50 persen," tegasnya.

Sebagai informasi, masyarakat yang ingin menjadi Agen Perlinsos dapat mendaftar melalui agent-perlinsos.kemensos.go.id. Pendaftaran dilakukan dengan memasukkan NIK 16 digit, melakukan verifikasi wajah, melengkapi data diri, memilih tipe agen, memasukkan nomor telepon aktif, dan menyetujui Pernyataan Komitmen Agen.

Sebelumnya, acara tersebut juga menampilkan bakat dan potensi ratusan siswa Sekolah Rakyat se-Sulsel. Rangkaian pertunjukan dibuka dengan Tari Saman dan Tari Pakarena, dilanjutkan penampilan perkusi yang dibawakan siswa Sekolah Rakyat dengan penuh semangat.

Penampilan tersebut menjadi pembuka persembahan bakat siswa Sekolah Rakyat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Suasana semakin meriah ketika para siswa menunjukkan kemampuan berpidato dalam berbagai bahasa asing, mulai dari bahasa Inggris, Arab, Jepang, Mandarin hingga Korea. Aksi tersebut mendapat tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan atraksi karate yang melibatkan ratusan siswa Sekolah Rakyat. Kekompakan dan semangat siswa juga terlihat dalam atraksi kolosal pencak silat yang ditampilkan secara bersama-sama.

Penampilan berikutnya diisi paduan suara siswa yang membawakan sejumlah lagu, termasuk lagu Pakarena dan lagu tentang ibu dan ayah. Di tengah lantunan paduan suara, seorang siswa membacakan puisi tentang semangat dan harapan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. Suasana seketika menjadi haru hingga sejumlah hadirin tampak berlinang air mata.

Rangkaian pertunjukan ditutup dengan penampilan puluhan siswa yang tergabung dalam Paskibra. Mereka menampilkan variasi formasi dengan disiplin dan penuh semangat, menunjukkan kekompakan serta karakter siswa Sekolah Rakyat.