Dari total bantuan tersebut, Rp 322,827 miliar merupakan bantuan isi hunian bagi 107.609 kepala keluarga (KK). Sementara Rp 112,500 miliar berupa bantuan jaminan hidup bagi 83.333 jiwa.

Bantuan terbesar dialokasikan untuk Kabupaten Aceh Utara, dengan total Rp 328,456 miliar, terdiri atas bantuan isi hunian bagi 101.900 KK sebesar Rp 305,7 miliar dan jadup bagi 16.857 jiwa sebesar Rp 22,756 miliar.

Selanjutnya, Kabupaten Tapanuli Tengah mendapatkan Rp 72,977 miliar, Kota Langsa Rp 32,674 miliar, Kabupaten Nagan Raya Rp 398,7 juta, Kabupaten Tapanuli Utara Rp 267,45 juta, dan Kabupaten Lima Puluh Kota Rp 553,15 juta.

Gus Ipul mengatakan pencairan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat setelah bencana. Jadup ditujukan untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat, sedangkan bantuan isi hunian membantu keluarga terdampak kembali melengkapi kebutuhan rumah tangga mereka.