"Mekanisme ini sekaligus meneguhkan kembali supremasi syuriah dalam Jamiyah Nahdlatul Ulama. Bahwa pemimpin tertinggi dalam Jamiyah Nahdlatul Ulama adalah Syuriah, di bawah kepemimpinan Rais Aam," terang Gus Ipul dalam pidatonya di penutupan Muktamar ke-35 NU, halaman Gedung Serba Guna (GSG) KH Hasbullah Said, PP Bahrul Ulum, Jombang, Senin (31/8/2026).
Sebagai Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Gus Ipul bersyukur rangkaian musyawarah tertinggi NU tersebut berjalan sesuai jadwal dan agenda. Muktamar di PP Bahrul Ulum 27-31 Agustus 2026 ini diikuti lebih dari 3.000 peserta dan peninjau. Mereka berasal dari 38 PWNU, 523 PCNU dan 33 PCINU.
Menurut Gus Ipul, sekitar 90% muktamirin merasa puas dengan tata kelola muktamar yang berbasis teknologi informasi. Para peserta juga bisa mengikuti rangkaian muktamar secara tertib dan nyaman. Dampak positif lainnya dirasakan para pelaku UMKM di arena muktamar.